Inilah Perbedaan Penjas dan Olahraga

Apabila kita perhatikan istilah diatas yaitu antara pendidikan jasmani (penjas) dan olahraga maka  keduanya hampir mirip. Tetapi jika kita tahu lebih dalam lagi, maka kedua istilah tersebut ternyata berbeda.

Pendidikan Jasmani atau banyak yang mengenal dengan sebutan penjas ini yaitu aktivitas badan atau tubuh yang lebih aktif dalam bidang gerak tubuh sehingga bisa dijadikan alat atau media yang mendidik agar bisa tercapai tujuan dalam pendidikan secara umum.

Sedangkan olahraga bisa diartikan sebagai aktivitas yang bisa dilakukan dalam sehari-hari sebagai salah satu kegiatan fisik seseorang untuk meningkatkan kualitas kesehatan manusia. Berikut ini adalah beberapa perbedaan penjas dan olahraga yang kami kutip dari pecintaolahraga.com.

Perbedaaan Penjas dan Olahraga Secara Umum

Karena keduanya tidak lepas dari aktivitas jasmani maka perbedaan antara penjas dan olahraga yaitu :

Penjas

 

  •         Peserta lebih bersifat heterogen
  •         Mempunyai tujuan khusus yaitu tujuan pendidikan
  •         Mempunyai orientasi kebutuhan dan perkembangan peserta
  •         Semua aktivitas gerak termasuk olahraga
  •         Guru merupakan subjek pendidikan
  •         Waktu pelaksanaannya tiap pertemuan

 

Olahraga

 

  •         Pesertanya bersifat homogen
  •         Tujuannya untuk mendapatkan prestasi yang tinggi
  •         Memiliki orientasi pada latihan
  •         Materinya lebih dari cabang olahraga
  •         Pelatih merupakan subjek dari pendidikan
  •         Waktu pelaksanaan olahraga tidak dibatasi

 

Dari keterangan diatas bisa dilihat bahwa penjas dan olahraga mempunyai perbedaan yang signifikan dari berbagai aspek dalam kegiatannya.

Dalam masyarakat kedua kata tersebut yaitu antara penjas dan olahraga hampir sulit dibedakan. Tetapi menurut Undang Undang no.20 tentang sistem pendidikan disebutkan bahwa penjas dan olahraga merupakan dua hal yang berbeda.

Dijelaskan menurut Undang undang tersebut bahwa olahraga mempunyai tujuan dari cabang olahraga atau cabor, dan penjas merupakan pendidikan jasmani yang menitik beratkan kepada gerak siswa.

Hal ini dikarenakan dengan bergerak maka kesehatan dari anak didik akan terwujud, apalagi jika sampai mengeluarkan keringat. Keringat menyebabkan lemak-lemak yang berasal dari dalam tubuh akan keluar. Dengan begitu sistem peredaran darah akan membuat peserta didik menjadi lebih sehat.

4 Aspek Perbedaan Penjas dan Olahraga

Disebutkan pula ada 4 aspek yang menjadi perbedaan antara penjas dan olahraga. Keempat aspek tersebut yaitu :

Tujuan

Tujuan dari pendidikan jasmani yaitu untuk memberikan pengembangan pada seluruh peserta didik atau siswa. Sedangkan olahraga bertujuan untuk mencapai prestasi yang setinggi-tingginya pada pertandingan.

2.Isi pembelajaran

Isi pembelajaran pada pendidikan jasmani yaitu berdasarkan tingkat kemampuan para siswa. Sedangkan isi pembelajaran olahraga yaitu berdasarkan target yang akan dicapai.

3.Orientasi Pembelajaran

Orientasi pembelajaran pada pendidikan jasmani yaitu pada peserta didik atau siswanya. Jika mereka belum menguasai maka boleh mengulanginya lagi. Sedangkan pada olahraga maka orientasinya pada target yang sudah ditetapkan. Jika belum mencapai target maka bisa diganti dengan atlet lain.

4.Sifat Kegiatan

Sifat kegiatan pada pendidikan jasmani yaitu terletak pada pemanduan bakat untuk mengetahui entry behavior. Sedangkan pada olahraga tujuan kegiatannya adalah agar bisa menentukan atlet yang berbakat.

 

Dari penjelasan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa olahraga merupakan aktivitas yang kompetitif. Jadi tanpa adanya kompetisi, aktivitas olahraga hanyalah sebuah rekreasi ataupun bermain saja.

Disisi lain pendidikan jasmani harus mengandung elemen dari bermain dan berolahraga. Sebagaimana kita tahu bahwa pendidikan jasmani merupakan aktivitas jasmani yang mempunyai tujuan pendidikan tertentu.

Manfaat Penjas dan Olahraga

Sedangkan untuk manfaat dari penjas dan olahraga itu sendiri yaitu :

Manfaat Penjas

 

  •         Meletakkan landasan karakter yang kuat. Hal ini bisa melalui internalisasi nilai dalam pendidikan jasmani.
  •         Agar bisa membangun landasan kepribadian yang kuat. Bukan hanya itu saja tetapi juga landasan sikap cinta damai,jiwa sosial dan toleransi, dalam konteks kemajemukan budaya, etnis dan agama.
  •         Bisa menumbuhkan sikap yang kritis
  •         Agar mempunyai jiwa yang sportif, disiplin,percaya diri,tanggung jawab dan demokratis melalui aktivitas jasmani.
  •         Berkembangnya kemampuan gerak dan kemampuan teknik. Bukan hanya itu saja ,tetapi juga mengembangkan strategi dalam berolahraga serta pendidikan luar kelas.
  •         Mengembangkan keterampilan dalam pengelolaan diri serta pola hidup sehat.
  •         Mengembangkan keterampilan dalam upaya untuk keselamatan sendiri dan orang lain.
  •         Mengisi waktu luang dengan aktivitas jasmani.

 

Manfaat Olahraga

 

  •         Mengurangi berbagai penyakit

Manfaat olahraga yang pertama yaitu menjaga kesehatan serta bisa mengurangi berbagai macam penyakit. Saat kita memiliki penyakit tertentu, maka bisa saja penyakit tersebut bisa hilang atau berkurang ketika kita melakukan olahraga. Tetapi hal ini juga harus melalui pengawasan dari ahlinya.

  •         Mengurangi stres

Dengan melakukan olahraga maka bisa membuat bahan kimia yang ada di otak menjadi lebih rileks dan bahagia. Selain itu olahraga juga bisa membuat lebih bugar dan menjadi percaya diri sehingga terhindar dari stres dan depresi.

  •         Menjaga berat badan

Berat badan adalah merupakan suatu masalah bagi mereka yang jarang berolahraga dan malas. Hal ini bisa disebabkan juga dengan jadwal kerja yang padat. Perlu kita tahu bahwa dengan kita melakukan olahraga maka dapat membakar timbunan lemak yang ada pada tubuh. Jadi jika kita melakukan olahraga secara teratur dan menjaga asupan makanan yang kita konsumsi maka bisa berefek pada berat badan yang selalu terjaga.

  •         Meningkatkan energi

Dengan berolahraga maka akan membuat kerja jantung menjadi lebih cepat sehingga bisa memompa oksigen ke organ lain. Lancarnya peredaran darah yang mengandung oksigen dan nutrisi tersebut bisa membuat badan menjadi lebih bugar serta energi menjadi meningkat.

  •         Membuat tidur terasa nyenyak

Selain bisa membuat badan terasa lebih segar, olahraga juga bisa membuat tidur kita menjadi lebih lelap. Ini dikarenakan setelah kita melakukan olahraga maka badan akan terasa capek sehingga  tidur pun akan terasa lebih lelap.